Besuk, 21 November 2024 —
Kepala SMPN 2 Besuk, Drs. Budiono, M.Pd., memimpin rapat penting hari ini yang
membahas berbagai hal terkait kebijakan sekolah dan rencana kegiatan mendatang.
Dalam rapat yang dihadiri oleh seluruh guru dan staf, sejumlah pesan dari
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo menjadi perhatian
utama.
Pesan dari Kepala Dinas
Pendidikan
Kepala Sekolah menyampaikan beberapa arahan penting dari Kepala Dinas, di
antaranya:
- Pengawasan Siswa di Jam Sekolah
Menanggapi banyaknya laporan siswa yang berkeliaran di luar sekolah pada jam pelajaran, Kepala Sekolah menegaskan bahwa siswa SMPN 2 Besuk hanya diizinkan keluar lingkungan sekolah dengan izin resmi. Setiap siswa yang mendapat izin harus mengenakan kalung perizinan sebagai tanda sah. - Penguatan Nilai Religius di Sekolah
Semua siswa diwajibkan melaksanakan sholat di kelas dengan fasilitas air wudlu yang memadai. Kepala Sekolah juga meminta seluruh guru memastikan hal ini berjalan lancar. - Kehadiran Guru dalam MGMP
Guru diwajibkan aktif menghadiri kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Izin ketidakhadiran hanya diberikan oleh Kepala Sekolah dalam kondisi tertentu. - Pemantauan oleh Guru BK
Guru Bimbingan Konseling (BK) diminta meningkatkan pengawasan terhadap siswa serta memperbarui data terkait kebutuhan siswa secara berkala.
Penguatan Karakter
Kepala Sekolah juga mengingatkan pentingnya membangun karakter siswa, khususnya
dalam bersikap santun di jalan saat pulang sekolah. "Siswa harus
menjaga etika berkendara, tidak ugal-ugalan, dan menjadi contoh yang baik di
masyarakat," tegasnya.
Agenda P5 dan Kegiatan Akhir
Pekan
Dalam rangkaian P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) yang mengusung
tema Bangunlah Jiwa dan Raganya, hari Jumat menjadi penutup kegiatan
dengan menampilkan karya video edukasi bertema adab yang telah dibuat oleh
siswa.
Hari Sabtu, SMPN 2 Besuk akan
menyelenggarakan Gerakan Sekolah Sehat (GSS) dan Panggung Literasi.
Rangkaian kegiatan GSS meliputi jalan santai, senam bersama, dan satemu
(makan sayur telur dan minum jamu) sebagai upaya mempromosikan pola
hidup sehat di kalangan siswa. Sementara itu, Panggung Literasi akan diisi
dengan Deklarasi Antibullying oleh siswa sebagai bentuk komitmen sekolah dalam
menciptakan lingkungan belajar yang aman dan ramah.





















