This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 6 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 7 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 8 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 9 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 10 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 11 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 12 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 13 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 14 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 15 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Latihan Rutin Ekstrakulikuler Pramuka: PBB


 

SMPN 2 Besuk Gelar Classmeeting: Siswa Unjuk Kreativitas dalam Mobile Legends dan Karaoke


 

Semangat Class Meeting! Serunya Lomba Memindahkan Bola Pimpong di SMPN 2 Besuk


 

Semarak Class Meeting: Lomba Kereta di SMPN 2 Besuk


 

Refleksi Pasca Asesmen Sumatif: Harapan dan Rencana Siswa serta Guru SMPN 2 Besuk


 

Monev ASAS: Pengawas Dorong SMPN 2 Besuk Perkuat Pendidikan Karakter dan Pembelajaran Berdiferensiasi


 

Siswa SMPN 2 Besuk Berpartisipasi dalam Lomba Kaligrafi Peringatan Hari Guru Nasional 2024

 

Pengawas Sekolah sedang melihat secara langsung proses pembuatan karya kaligrafi

Probolinggo, 3 Desember 2024 – Tiga siswa dan satu siswi dari SMPN 2 Besuk turut berpartisipasi dalam Lomba Kaligrafi yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo. Lomba ini digelar untuk memperingati Hari Guru Nasional 2024 dan bertujuan untuk menumbuhkan minat serta bakat seni kaligrafi di kalangan pelajar jenjang SD dan SMP di Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan berlangsung di Pantai Wisata Bentar, Kecamatan Gending, dimulai pukul 08.00 WIB dan diikuti oleh peserta dari berbagai sekolah. Lomba ini tidak hanya menekankan aspek kompetitif, tetapi juga kebersamaan, kesehatan, dan kegembiraan. Tema yang diangkat adalah "Mengabdi dengan Hati, Menginspirasi Sepanjang Hayat," yang menggambarkan penghormatan terhadap peran guru yang tulus dalam mendidik dan membimbing generasi penerus bangsa.

Selama acara berlangsung, peserta dari SMPN 2 Besuk juga mendapat perhatian khusus dari pengawas sekolah yang hadir untuk melihat secara langsung proses pembuatan karya kaligrafi. Bapak Pengawas mengapresiasi antusiasme dan keterampilan para siswa dalam mengikuti lomba ini. Peserta SMPN 2 Besuk dengan tekun dan penuh perhatian menciptakan karya kaligrafi yang indah.

Kepala SMPN 2 Besuk, bersama dengan para guru pendamping, mengapresiasi partisipasi siswa-siswi yang mengikuti lomba ini. SMPN 2 Besuk sangat mendukung kegiatan positif seperti ini, karena selain mengasah keterampilan seni, lomba kaligrafi juga mengajarkan nilai-nilai luhur tentang penghormatan kepada guru.

Para peserta lomba kaligrafi tidak hanya menampilkan keterampilan menulis indah, tetapi juga diharapkan dapat menyampaikan pesan mendalam tentang pendidikan dan pengabdian seorang guru. Lomba ini menjadi ajang untuk menggali potensi seni kaligrafi dan menumbuhkan generasi yang menghargai karya seni sekaligus menghormati jasa para guru.

Siswa SMPN 2 Besuk yang mengikuti lomba ini diharapkan bisa memberikan hasil terbaik dan sekaligus menginspirasi teman-teman mereka untuk lebih mengembangkan bakat dalam seni kaligrafi. Lomba ini menjadi pengalaman yang berharga, dan bisa meningkatkan kecintaan siswa terhadap seni Islam.

Lomba kaligrafi ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk mengingatkan semua pihak akan pentingnya pendidikan yang dilakukan dengan hati, serta menghargai perjuangan dan pengabdian para guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

SMPN 2 Besuk Mulai Asesmen Akhir Semester Ganjil Tanpa Kertas

 

Besuk, 2 Desember 2024 — SMPN 2 Besuk resmi memulai Asesmen Akhir Semester (ASAS) Ganjil hari ini dengan metode paperless, sejalan dengan visi sekolah yang mendukung digitalisasi pendidikan. Siswa mengerjakan soal menggunakan ponsel melalui tautan yang dibagikan oleh wali kelas.

Kegiatan hari ini diawali dengan sholat Dhuha di ruang kelas masing-masing, dipandu oleh pengawas asesmen. Dengan khusyuk, siswa dan guru berdoa agar diberi kelancaran dalam menjalani ujian.

Asesmen berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama dimulai pukul 07.30 hingga 09.00 dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sesi kedua dilanjutkan pukul 09.30 hingga 11.00 dengan ujian Pendidikan Agama Islam.

Meningkatkan Efisiensi dan Ramah Lingkungan
Pelaksanaan asesmen tanpa kertas ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi sekaligus mendukung pelestarian lingkungan. Dengan metode digital ini, siswa lebih mudah mengakses soal, dan proses penilaian juga lebih cepat serta akurat. Ujian berbasis digital memberikan pengalaman yang berbeda bagi siswa. Asesmen ini lebih praktis karena langsung di ponsel. Tidak perlu repot membawa alat tulis.

Tetap Mengedepankan Kejujuran dan Disiplin
Meski berbasis digital, disiplin dan kejujuran tetap menjadi prioritas. Pengawas ujian memastikan siswa mengikuti aturan dengan baik, termasuk menjaga ketertiban dan tidak membuka aplikasi lain selama asesmen berlangsung.

SMPN 2 Besuk Gelar Rapat Evaluasi dan Rencana Kegiatan Sekolah

 

Besuk, 21 November 2024 — Kepala SMPN 2 Besuk, Drs. Budiono, M.Pd., memimpin rapat penting hari ini yang membahas berbagai hal terkait kebijakan sekolah dan rencana kegiatan mendatang. Dalam rapat yang dihadiri oleh seluruh guru dan staf, sejumlah pesan dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo menjadi perhatian utama.

Pesan dari Kepala Dinas Pendidikan
Kepala Sekolah menyampaikan beberapa arahan penting dari Kepala Dinas, di antaranya:

  1. Pengawasan Siswa di Jam Sekolah
    Menanggapi banyaknya laporan siswa yang berkeliaran di luar sekolah pada jam pelajaran, Kepala Sekolah menegaskan bahwa siswa SMPN 2 Besuk hanya diizinkan keluar lingkungan sekolah dengan izin resmi. Setiap siswa yang mendapat izin harus mengenakan kalung perizinan sebagai tanda sah.
  2. Penguatan Nilai Religius di Sekolah
    Semua siswa diwajibkan melaksanakan sholat di kelas dengan fasilitas air wudlu yang memadai. Kepala Sekolah juga meminta seluruh guru memastikan hal ini berjalan lancar.
  3. Kehadiran Guru dalam MGMP
    Guru diwajibkan aktif menghadiri kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Izin ketidakhadiran hanya diberikan oleh Kepala Sekolah dalam kondisi tertentu.
  4. Pemantauan oleh Guru BK
    Guru Bimbingan Konseling (BK) diminta meningkatkan pengawasan terhadap siswa serta memperbarui data terkait kebutuhan siswa secara berkala.

Penguatan Karakter
Kepala Sekolah juga mengingatkan pentingnya membangun karakter siswa, khususnya dalam bersikap santun di jalan saat pulang sekolah. "Siswa harus menjaga etika berkendara, tidak ugal-ugalan, dan menjadi contoh yang baik di masyarakat," tegasnya.

Agenda P5 dan Kegiatan Akhir Pekan
Dalam rangkaian P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) yang mengusung tema Bangunlah Jiwa dan Raganya, hari Jumat menjadi penutup kegiatan dengan menampilkan karya video edukasi bertema adab yang telah dibuat oleh siswa.

Hari Sabtu, SMPN 2 Besuk akan menyelenggarakan Gerakan Sekolah Sehat (GSS) dan Panggung Literasi. Rangkaian kegiatan GSS meliputi jalan santai, senam bersama, dan satemu (makan sayur telur dan minum jamu) sebagai upaya mempromosikan pola hidup sehat di kalangan siswa. Sementara itu, Panggung Literasi akan diisi dengan Deklarasi Antibullying oleh siswa sebagai bentuk komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan ramah.


Moch. Iqbal Maulana dan Hafidul Ahkam, Siswa SMPN 2 Besuk, Bersinar di Turnamen Internal Piala Soeratin U13

 

Moch. Iqbal Maulana kelas 7D dan Hafidul Ahkam Kelas 8A, siswa SMPN 2 Besuk, menorehkan prestasi membanggakan keberhasilannya bersama tim Elite Soccer Jawa Power YTL meraih juara di Turnamen Internal Piala Soeratin U13. Dalam turnamen bergengsi ini, Iqbal dan rekan-rekannya menunjukkan performa luar biasa, membawa pulang trofi juara yang penuh kebanggaan.

Pengalaman Turnamen yang Tak Terlupakan

Saat diwawancarai, Iqbal mengungkapkan perasaan bahagianya. "Saya sangat senang ketika tim kami dinyatakan sebagai juara," ujarnya dengan antusias. Namun, perjalanan menuju puncak tidak selalu mudah. Salah satu tantangan terbesar yang ia hadapi adalah rasa panik ketika memasuki laga final. Di antara momen paling berkesan, Iqbal menyebut kemenangan telak dengan skor 7-0 sebagai salah satu yang tak akan ia lupakan. 

Persiapan dan Latihan yang Matang

Keberhasilan tim Elite Soccer tentu tidak lepas dari persiapan yang matang. Iqbal menjelaskan bahwa persiapan dimulai dari hal mendasar seperti menyiapkan jersey dan atribut permainan. Latihan intensif dilakukan tiga kali dalam seminggu, mencakup berbagai aspek seperti dribble, passing, shooting, dan penguatan fisik. Sosok Coach Iwan, pelatih mereka, menjadi figur yang sangat memotivasi. 

Kekuatan Tim dan Strategi Jitu

Iqbal juga mengungkapkan bahwa kekuatan utama tim Elite Soccer Jawa Power YTL terletak pada penjaga gawang yang tampil gemilang sepanjang turnamen. Selain itu, kerja sama yang solid di antara para pemain menjadi kunci keberhasilan tim. "Kami bermain dengan kompak," jelasnya. Untuk menghadapi lawan-lawan tangguh, tim ini menggunakan strategi formasi 4-3-3, yang terbukti efektif dalam menguasai permainan dan menciptakan peluang.

Inspirasi bagi Teman-Teman Sekolah

Keberhasilan Iqbal tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa inspirasi bagi teman-temannya di SMPN 2 Besuk. Dengan prestasi gemilang ini, Moch. Iqbal Maulana menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat tim dapat membawa seseorang menuju kesuksesan. Semoga keberhasilannya di turnamen ini menjadi awal dari pencapaian-pencapaian besar lainnya. (Wahyu)

Semangat Kolaborasi dan Kebugaran pada P5 dan GSS di SMPN 2 Besuk

 


P5 SMPN 2 Besuk: Membentuk Generasi Anti-Bullying Melalui Edukasi dan Kreasi

 

Besuk, 18 November 2024 – SMPN 2 Besuk terus mengukuhkan komitmennya dalam membentuk karakter siswa melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Hari ini, kegiatan P5 dilanjutkan dengan fokus pada “Keutamaan Akhlak Kepada Teman” yang dipadukan dalam tema antibullying.

Kegiatan dimulai dengan penyampaian materi tentang pentingnya memiliki akhlak yang baik kepada teman. Dalam sesi ini, fasilitator menjelaskan dampak negatif bullying dan mengajarkan nilai-nilai saling menghormati serta empati. “Anti-bullying adalah tindakan pencegahan untuk menghentikan perundungan atau bullying” ujar Bapak Mahsun sebagai salah satu fasilitator.

Setelah penyampaian materi, seluruh siswa melanjutkan kegiatan dengan membuat poster bertema antibullying. Dengan semangat dan kreativitas, siswa-siswi mendesain poster yang penuh pesan positif dan ilustrasi mendukung. Beberapa siswa menggambarkan sebuah karakter yang di tunjuk oleh kedua tangan dan dengan balon kata sebagai simbol contoh bullying secara verbal, sementara yang lain menampilkan kutipan inspiratif seperti “Hentikan bully, jadilah teman baik”. 

“Bullying adalah tindakan kekerasan atau penindasan yang dilakukan secara sengaja oleh seseorang atau kelompok yang lebih kuat kepada orang lain yang lebih lemah,” ucap Siti Robiatul Adawiyah kelas 8B saat ditanya oleh Tim Pers GEMERLAP.

Antusiasme dan partisipasi aktif para siswa menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya bersikap baik dan saling mendukung. Dengan kegiatan ini, diharapkan para siswa mampu menerapkan sikap antibullying dalam kehidupan sehari-hari, menciptakan sekolah yang aman dan rukun.

SMPN 2 Besuk Gelar LDKS OSIS dan MPK Outdoor di RPH Segaran Tiris

 

Pada Sabtu, 16 November 2024, SMPN 2 Besuk mengadakan sesi kedua Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) untuk pengurus OSIS dan MPK di RPH Segaran, Tiris. Seluruh peserta berkumpul di sekolah sebelum pemberangkatan untuk menerima arahan dari panitia tentang peraturan yang harus dijaga serta pembacaan doa demi keselamatan perjalanan.

Setibanya di lokasi, para peserta membawa perlengkapan ke tempat penginapan yang telah disiapkan. Kegiatan dimulai dengan Action Camp 1, dipimpin oleh Kak Idris, yang melibatkan permainan konsentrasi yang penuh keceriaan. Kemudian, permainan kedua dilanjutkan dengan bimbingan Kak Hamid dan Kak Lukman, menghadirkan suasana meriah di antara peserta.

Usai waktu istirahat, sholat dzuhur berjamaah dilaksanakan di masjid, diikuti dengan makan siang bersama. Action Camp 2 dimulai dengan pembagian kelompok yang ditandai dengan slayer berwarna. Kegiatan meliputi permainan “masinis kereta,” dilanjutkan dengan tantangan bola pingpong berisi air, permainan sedotan, dan permainan air yang menuntut kerja sama untuk mengisi gelas hingga penuh.

Kegiatan sore ditutup dengan bersih diri dan giat keagamaan, diikuti dengan makan malam. Kak Hamid kemudian memberikan materi tentang pentingnya organisasi OSIS dan MPK serta nilai-nilai kebersamaan. Dalam sesi ini, peserta diminta untuk saling berhadapan dan diberi motivasi tentang kepedulian sosial, diilustrasikan dengan pembagian roti kecil yang dimakan secara bergantian.

Pada hari Minggu, kegiatan diawali dengan sholat subuh berjamaah. Setelah itu, peserta mengikuti senam pagi untuk menyegarkan tubuh, diikuti dengan kegiatan bersih-bersih lingkungan sebagai penekanan pentingnya menjaga kebersihan.

Setelah bersih diri dan sarapan, acara puncak berupa tadabbur alam di Ranu Segaran berlangsung. Para peserta menikmati suasana alam dan mengabadikan momen dalam bentuk video. Acara ditutup di camp dengan kehadiran Kepala Sekolah, Drs. Budiono, M.Pd. Beliau menyampaikan rasa bangganya dan mengingatkan agar ilmu dan hikmah dari kegiatan ini diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan beliau agar OSIS dan MPK semakin tangguh dan berkomitmen dalam merubah sikap ke arah yang lebih baik turut menutup rangkaian acara.

Kegiatan LDKS ini berhasil mengokohkan semangat kepemimpinan, kebersamaan, dan tanggung jawab di antara pengurus OSIS dan MPK SMPN 2 Besuk.

SMPN 2 Besuk Gelar Budaya Positif JUMBO dan Lanjutkan P5 Hari Kelima

 


Pada Jumat, 15 November 2024, SMPN 2 Besuk menyelenggarakan kegiatan budaya positif yang dikenal dengan nama JUMBO (Jumat Manis Beristighosah). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan nilai-nilai spiritual dan kebersamaan di kalangan siswa. Seluruh siswa hadir dengan mengenakan busana muslim serba putih, melambangkan kesucian dan kedamaian.

Acara dimulai dengan sholat dhuha berjamaah, diikuti oleh sambutan dari Kepala Sekolah, Drs. Budiono, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau memberikan evaluasi dan mengingatkan pentingnya menjaga adab dan akhlak, baik di sekolah, di rumah, maupun di jalan raya.

Setelah itu, seluruh siswa bersama-sama membaca Surat Yasin dan tahlil di musholla, menciptakan suasana yang khusyuk dan penuh makna. Acara ini diakhiri dengan pembacaan shalawat Nabi yang dipimpin oleh Jamiatul Hadrah SMPN 2 Besuk, menggema dengan penuh kekhidmatan di musholla.

Usai kegiatan JUMBO, rangkaian kegiatan berlanjut dengan sesi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Pada hari kelima ini, siswa belajar mengenai SOP adab di kamar mandi serta menghafalkan doa masuk dan keluar kamar mandi. 

Kegiatan dimulai dengan siswa mencatat SOP adab di kamar mandi, kemudian dilanjutkan dengan pembuatan poster edukatif tentang materi tersebut. Para siswa berkreasi dalam mendesain poster dengan penuh antusias.

Selanjutnya, siswa menghafalkan doa masuk dan keluar kamar mandi, yang kemudian disetorkan kepada fasilitator kelas. Dalam kegiatan ini, siswa diajarkan untuk selalu membaca doa tersebut dan menerapkan SOP adab masuk dan keluar kamar mandi sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari.

Melalui kegiatan JUMBO dan P5 ini, SMPN 2 Besuk terus berkomitmen untuk membentuk karakter siswa yang beradab dan berakhlak baik, mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dengan praktik sehari-hari untuk menciptakan generasi yang religius dan berkarakter.

SMPN 2 Besuk Gelar Latihan Kepramukaan: Peningkatan Disiplin dan Pemilihan Pratama Baru

 


Sore hari, Kamis, 14 November 2024, SMPN 2 Besuk kembali menggelar kegiatan kepramukaan dengan penuh semangat. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam membina disiplin, kebersamaan, dan karakter siswa. Latihan kali ini difokuskan pada penghafalan Dasa Dharma dan pemahaman mendalam mengenai nilai-nilai kepramukaan.

Acara dimulai dengan pembukaan apel, di mana seluruh siswa menunjukkan sikap tertib dan siap mendengarkan arahan dari kakak pembina. Dengan penuh semangat, kakak pembina memberikan materi tentang Dasa Dharma, yaitu sepuluh prinsip tindakan terpuji yang wajib dijalankan oleh setiap anggota pramuka. Masing-masing regu terlihat antusias dalam menghafalkan Dasa Dharma, yang menjadi pedoman untuk menjalani kehidupan dengan integritas dan moralitas tinggi.

Selain itu, kakak-kakak pembina memberikan serangkaian pertanyaan terkait kepramukaan, menguji pemahaman siswa mengenai materi yang telah diajarkan. Setiap pimpinan regu maju ke depan untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan percaya diri, menunjukkan pengetahuan dan kebersamaan yang kuat di antara mereka.

Puncak dari kegiatan sore itu adalah sesi pemilihan Pratama Putra dan Putri, yang diadakan di panggung sekolah. Proses pemilihan ini dihadiri oleh pasukan khusus, calon pasukan, senior, dan beberapa alumni yang datang untuk mendukung acara tersebut. Empat kandidat, yaitu Fido, Fadil, Rena, dan Ani, masing-masing mempresentasikan visi dan misi mereka di hadapan hadirin. Mereka memaparkan rencana dan komitmen untuk memimpin dengan penuh dedikasi dan membawa kebanggaan bagi sekolah.

Setelah proses pemungutan suara yang dilakukan oleh pasukan khusus, calon pasukan, dan senior, diumumkan bahwa Fadil terpilih sebagai Pratama Putra dan Rena sebagai Pratama Putri. Keduanya menerima tanggung jawab tersebut dengan penuh rasa syukur dan janji untuk menjaga amanah, mengharumkan nama PASPENKHAS (Pasukan Pengibar Khusus), dan menjalankan nilai-nilai Tri Satya serta Dasa Dharma dalam kegiatan pramuka sehari-hari.

Sebagai penutup, kakak pembina menyampaikan pesan penting kepada Pratama yang baru: "Kalian adalah teladan bagi teman-teman kalian. Jaga nama baik sekolah dan PASPENKHAS, serta wujudkan semangat kekeluargaan yang erat atau jiwa korsa dalam setiap langkah."

Latihan kepramukaan kali ini tidak hanya memberikan materi dan pengetahuan, tetapi juga menguatkan rasa kebersamaan dan semangat kepemimpinan di kalangan siswa. Dengan kegiatan ini, SMPN 2 Besuk terus berupaya membina siswa menjadi pribadi yang berkarakter dan siap menjadi generasi pemimpin masa depan.

Hari Keempat P5: Membangun Karakter melalui SOP Adab Masuk dan Keluar Kelas

 

Kamis, 14 November 2024, SMPN 2 Besuk melanjutkan pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang kini memasuki hari keempat. Kegiatan kali ini mengangkat tema SOP Adab Masuk dan Keluar Kelas, bertujuan menanamkan kebiasaan sopan santun yang penting dalam lingkungan sekolah dan kehidupan sehari-hari.

Sesi pertama dimulai dengan para siswa mencatat materi SOP Adab Masuk dan Keluar Kelas. Materi ini mengajarkan siswa etika dasar yang perlu diterapkan saat memasuki dan meninggalkan ruang kelas, seperti memberi salam, meminta izin, dan menjaga ketertiban. Pencatatan ini dirancang untuk memudahkan siswa dalam mengingat dan memahami poin-poin penting adab di sekolah.

Selanjutnya, siswa-siswi diajak untuk menuangkan kreativitas mereka dalam pembuatan poster edukatif tentang SOP Adab tersebut. Menggunakan berbagai elemen visual dan ide segar, siswa merancang poster yang menarik dan informatif. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat hingga waktu istirahat.

Setelah istirahat, para siswa melanjutkan kegiatan dengan menghafal doa sebelum dan sesudah makan. Doa-doa tersebut kemudian disetorkan kepada fasilitator kelas, yang mengapresiasi usaha dan ketekunan siswa dalam menghafal. Momen ini menunjukkan antusiasme para siswa dalam mempelajari dan mempraktikkan nilai-nilai religius di sekolah. Dengan menghafal doa, mereka diingatkan untuk selalu memulai aktivitas dengan doa, sebagai bentuk kesadaran spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, SMPN 2 Besuk berupaya membentuk karakter siswa yang tak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga beradab dan religius. "Kegiatan P5 ini mengajarkan siswa tentang pentingnya tata krama dan sopan santun, terutama dalam lingkungan sekolah. Kami berharap nilai-nilai ini menjadi kebiasaan yang terus dipraktikkan," ujar salah satu guru fasilitator.

Dengan program P5 yang terus berjalan, SMPN 2 Besuk semakin menunjukkan komitmennya dalam mendidik siswa menjadi pribadi yang berkarakter kuat, selaras dengan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila: bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

P5 Hari Ketiga: Membentuk Karakter Religius dengan SOP Adab Berangkat dan Pulang Sekolah

 

Pada Rabu, 13 November 2024, SMPN 2 Besuk melanjutkan Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema "Bangunlah Jiwa dan Raganya," yang berfokus pada topik Akhlak pada Sesama. Hari ketiga kegiatan ini mengangkat materi penting, yaitu SOP Adab berangkat dan pulang sekolah, serta muroja'ah Juz 30.

Sejak pagi, seluruh siswa tampak antusias mengikuti muroja'ah di kelas masing-masing. Di bawah bimbingan fasilitator, siswa-siswi bersemangat menghafalkan Juz 30 dengan tajwid yang benar. Kegiatan ini tidak hanya membantu siswa memperdalam hafalan Al-Qur'an mereka, tetapi juga menumbuhkan kedisiplinan dalam mempelajari kitab suci.

Setelah jam istirahat, materi dilanjutkan dengan pengenalan dan pencatatan SOP Adab berangkat dan pulang sekolah. Dengan cermat, seluruh siswa mencatat naskah SOP tersebut, yang dirancang untuk membiasakan mereka menjaga etika dan adab sejak meninggalkan rumah hingga kembali ke rumah. Aktivitas ini disusul dengan pembuatan poster kreatif yang memuat SOP Adab berangkat dan pulang sekolah. Siswa-siswi berkreasi menggunakan berbagai elemen visual untuk membuat poster yang menarik dan informatif.

Sebagai penutup kegiatan, para siswa mempraktikkan adab yang telah dipelajari dan menghafal doa-doa harian yang terkait dengan aktivitas berangkat dan pulang sekolah. Praktik langsung ini bertujuan memperkuat pemahaman dan membiasakan siswa menerapkan doa serta adab dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan P5 ini, SMPN 2 Besuk tidak hanya memberikan pengetahuan akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai religius yang penting. "Kami berharap siswa-siswi dapat membentuk karakter yang beradab dan religius, sesuai dengan visi sekolah untuk menciptakan generasi yang unggul dalam iman, ilmu, dan perilaku," ujar salah satu fasilitator.

Dengan upaya berkelanjutan seperti ini, SMPN 2 Besuk berkomitmen membentuk pelajar yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki kepribadian yang berakhlak mulia.

Hari Kedua P5 SMPN 2 Besuk: Pembentukan Karakter dengan SOP Adab kepada Guru

 

Siswi SMPN 2 Besuk sedang mempraktikkan SOP Adab kepada Guru

Selasa, 12 November 2024, SMPN 2 Besuk melanjutkan rangkaian kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) tahap kedua dengan tema besar Bangunlah Jiwa dan Raganya yang berfokus pada topik Akhlak kepada Sesama. Hari kedua ini diisi dengan kegiatan yang bertujuan menanamkan nilai-nilai sopan santun dan etika, terutama dalam berinteraksi dengan guru, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

Kegiatan diawali dengan muroja'ah di kelas masing-masing, dipandu oleh wali kelas atau fasilitator. Para siswa mengulang hafalan Juz 30, memastikan bacaan mereka sesuai tajwid yang benar agar tercipta kefasihan dan ketepatan dalam melafalkan ayat-ayat suci. Sesi ini berlangsung hingga jam istirahat, di mana suasana khusyuk dan disiplin mewarnai setiap ruang kelas.

Setelah istirahat, fokus kegiatan beralih ke pembuatan Standard Operating Procedure (SOP) tentang adab kepada guru. Para siswa diajak untuk mencatat dan memahami butir-butir penting dalam SOP tersebut. Melalui panduan ini, siswa tidak hanya memahami pentingnya menghormati guru dalam lingkungan sekolah, tetapi juga mengetahui etika berkomunikasi dengan guru di platform digital, yang semakin relevan di era teknologi ini.

Dengan memanfaatkan aplikasi Canva, para siswa kemudian mengekspresikan kreativitas mereka dengan merancang poster-poster edukatif bertema SOP adab kepada guru. Aktivitas ini memberikan pengalaman belajar yang praktis dan interaktif, sekaligus mengasah keterampilan desain digital siswa. Desain-desain kreatif yang dihasilkan menampilkan berbagai visual menarik dan pesan-pesan kuat tentang pentingnya etika dan kesopanan.

Untuk memastikan pemahaman yang lebih mendalam, siswa juga diberi kesempatan untuk mempraktikkan adab yang telah dipelajari di hadapan fasilitator. Praktik langsung ini bertujuan menginternalisasi nilai-nilai sopan santun dan membangun kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan hari itu diakhiri dengan sesi refleksi, di mana para siswa bersama-sama mengevaluasi apa yang telah mereka pelajari dan mendiskusikan cara menerapkannya dalam keseharian. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan komitmen untuk selalu menerapkan adab yang baik di setiap interaksi, baik di sekolah maupun di luar.

Kepala SMPN 2 Besuk menegaskan bahwa melalui kegiatan P5 ini, sekolah berharap dapat menanamkan nilai-nilai luhur yang mencerminkan Profil Pelajar Pancasila. “Karakter siswa yang sopan, disiplin, dan menghargai guru adalah cerminan generasi muda yang memiliki budi pekerti dan jiwa kepemimpinan yang kuat,” ujar beliau.

Dengan berbagai kegiatan inspiratif seperti ini, SMPN 2 Besuk membuktikan komitmennya untuk tidak hanya mencetak siswa berprestasi secara akademik, tetapi juga siswa yang memiliki karakter mulia dan mampu menjadi teladan di lingkungan sekitarnya.


SMPN 2 Besuk Gelar P5 Proyek Kedua Bertajuk "Akhlak dan Adab kepada Sesama"

 

SMPN 2 Besuk terus memperkuat komitmennya dalam membentuk generasi siswa yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter mulia. Hal ini tercermin dalam kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) tahap kedua yang mengusung tema Bangunlah Jiwa dan Raganya dengan topik Akhlak kepada Sesama. Kegiatan ini resmi dimulai pada Senin, 11 November 2024, dan akan berlangsung selama dua pekan penuh.

Pada hari pertama, seluruh siswa di SMPN 2 Besuk berpartisipasi aktif dalam sesi pembuatan poster yang mengangkat pesan penting tentang akhlak dan adab terhadap sesama. Berbekal kreativitas dan semangat tinggi, para siswa menuangkan ide-ide segar mereka ke dalam bentuk visual yang menarik dan penuh makna. Setiap poster yang dihasilkan tidak hanya mencerminkan bakat artistik, tetapi juga pemahaman siswa tentang nilai-nilai akhlak yang hendak disampaikan.

Selama kegiatan, Tim Pers GEMERLAP, tim jurnalis sekolah yang baru dikukuhkan, turut mengambil peran dengan mewawancarai sejumlah siswa. Salah satu siswi yang diwawancarai adalah Putri Oktavia Azzahra, atau yang akrab disapa Vio, Wakil Ketua OSIS SMPN 2 Besuk. Vio berbagi pandangannya tentang materi yang diberikan pada hari pertama. "Materi ini sangat menarik karena membantu mengarahkan siswa agar menjadi pribadi yang lebih baik," ujar Vio dengan antusias. Menurutnya, cara terbaik untuk mempraktikkan akhlak dalam kehidupan sehari-hari adalah dengan terus mengingat materi yang telah dipelajari dan memberikan contoh nyata kepada teman-teman di sekolah maupun di rumah.

Tujuan utama dari proyek P5 ini adalah untuk menanamkan pada siswa bahwa pendidikan tidak hanya sebatas prestasi akademik, tetapi juga harus mencakup pembentukan karakter yang baik dan sikap sopan santun. SMPN 2 Besuk menyadari pentingnya keseimbangan dalam perkembangan siswa, baik dari segi intelektual, spiritual, maupun sosial. Oleh karena itu, melalui proyek ini, sekolah berupaya memberikan ruang bagi para siswa untuk tidak hanya belajar dan memahami, tetapi juga menerapkan akhlak terpuji dalam kehidupan mereka sehari-hari.

Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan menekankan, “Dengan kegiatan ini, kami berharap para siswa dapat menanamkan nilai-nilai akhlak dalam diri mereka dan menjadi contoh teladan bagi sesama. Ini adalah langkah kecil namun signifikan dalam membangun generasi yang tangguh dan berbudi luhur.”

P5 proyek kedua ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kegiatan belajar yang menarik, tetapi juga menjadi momen penting untuk membentuk karakter siswa yang lebih baik. Selama dua pekan ke depan, kegiatan akan terus diisi dengan berbagai aktivitas edukatif, seperti diskusi kelompok, presentasi antar siswa, dan refleksi bersama. Dengan cara ini, SMPN 2 Besuk berusaha menanamkan nilai-nilai positif secara mendalam dan berkelanjutan dalam diri setiap siswa.

SMPN 2 Besuk Kukuhkan Tim Jurnalis ESDUBES dalam Apel Pagi yang Khidmat

 

Senin, 11 November 2024, suasana pagi di lapangan SMPN 2 Besuk terasa berbeda. Di bawah langit cerah dan udara segar, seluruh siswa dan guru berkumpul untuk mengikuti apel pagi yang berlangsung dengan penuh kedisiplinan. Kegiatan tersebut diawali dengan pembacaan Asmaul Husna, yang menggema merdu dan menambah keheningan khidmat di lapangan sekolah. Harmoni dari lantunan tersebut menciptakan suasana yang damai, mempererat kekhidmatan apel pagi itu.

Ibu Ratna Muslimah, S. Pd., selaku pembina upacara, memberikan evaluasi terhadap jalannya upacara yang terbilang tertib dan menunjukkan antusiasme serta disiplin para peserta. Dalam amanatnya, Ibu Ratna menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah, mengingatkan seluruh siswa untuk senantiasa membuang sampah pada tempatnya sebagai upaya menjaga keindahan dan kenyamanan sekolah.

Momen yang paling ditunggu-tunggu dalam apel kali ini adalah pengukuhan Tim Jurnalis ESDUBES, yang resmi dinamai "Tim Pers GEMERLAP". Tim ini telah menyelesaikan pelatihan jurnalistik intensif selama tiga hari dan kini siap menjalankan tugasnya sebagai jurnalis muda yang membawa nama sekolah. Pengukuhan tersebut ditandai dengan pemberian sertifikat yang diserahkan langsung oleh Kepala Sekolah, Drs. Budiono, M.Pd., yang turut memberi semangat kepada para anggota tim.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menyampaikan harapannya terhadap Tim Pers GEMERLAP. “Kalian adalah wajah baru jurnalistik di SMPN 2 Besuk. Semoga ilmu dan keterampilan yang kalian dapatkan selama pelatihan dapat diaplikasikan dengan baik untuk memajukan kegiatan jurnalistik di sekolah ini. Jadilah penyampai berita yang objektif, kreatif, dan penuh tanggung jawab,” ujar beliau di hadapan seluruh peserta apel.

Pengukuhan ini menjadi titik awal bagi Tim Pers GEMERLAP untuk beraksi dan mengembangkan kemampuan jurnalistik mereka. Dengan semangat baru, mereka diharapkan mampu mengangkat berbagai cerita inspiratif, prestasi, serta informasi penting di lingkungan SMPN 2 Besuk.

Kegiatan apel pagi pun ditutup dengan doa bersama, menandai komitmen kuat sekolah untuk terus berkembang tidak hanya dalam bidang akademik tetapi juga dalam bidang kreativitas dan literasi. Dengan terbentuknya Tim Pers GEMERLAP, SMPN 2 Besuk kini siap melangkah maju, menciptakan ruang bagi siswa untuk berkarya dan menyuarakan cerita mereka sendiri.

TNI Tempa Jiwa Kepemimpinan OSIS & MPK SMPN 2 Besuk dalam LDKS Hari Kedua

Minggu, 10 Oktober 2024 – Lapangan SMPN 2 Besuk dipenuhi antusiasme dan semangat luar biasa ketika seluruh anggota OSIS dan MPK mengikuti hari kedua kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS). Berbeda dari hari sebelumnya, kali ini pelatihan dipimpin langsung oleh TNI dari Koramil, yang hadir untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan dan disiplin melalui latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB).

Sejak pagi, suasana semarak dengan yel-yel dan permainan yang dipandu oleh tim penyelenggara. Tujuan awal dari aktivitas ini adalah memompa semangat dan kekompakan sebelum sesi latihan dimulai. Dengan penuh semangat, peserta menyambut kehadiran instruktur TNI yang memberikan panduan tegas namun penuh pembelajaran.

Latihan PBB dimulai dengan pengajaran aba-aba dasar, di mana peserta diajari cara memberikan komando dan memimpin barisan dengan efektif. Beberapa siswa diberi kesempatan langsung mempraktikkan peran sebagai pemimpin kelompok, sebuah pengalaman yang menantang namun membangun rasa percaya diri. Latihan ini bertujuan mengasah keterampilan memimpin dengan disiplin tinggi dan memberikan arahan yang jelas kepada anggota tim.

Salah satu momen penting dalam pelatihan ini adalah pemilihan sembilan siswa sebagai petugas pengibar Bendera Merah Putih. Latihan intensif ini dirancang untuk melatih koordinasi, ketangkasan, dan rasa tanggung jawab yang tinggi. “Kalian semua harus menjadi contoh dalam bersikap disiplin dan bertanggung jawab, baik dalam kegiatan sekolah maupun kehidupan sehari-hari,” ujar instruktur TNI.

Pelatih menekankan bahwa seorang pemimpin sejati harus memiliki etika dan karakter yang baik. “Kedisiplinan hanya akan bermakna bila diiringi dengan sikap yang penuh integritas. Seorang pemimpin harus tegas, dapat memotivasi orang lain, dan memiliki etika yang kuat,” tambah instruktur dengan nada yang membakar semangat peserta.

Dengan berakhirnya hari kedua LDKS ini, diharapkan seluruh anggota OSIS dan MPK SMPN 2 Besuk semakin siap untuk menghadapi tantangan sebagai pemimpin yang penuh tanggung jawab. Kegiatan LDKS ini tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga mengasah nilai-nilai kepemimpinan yang sejati: disiplin, ketegasan, dan etika dalam berperilaku. 

SMPN 2 Besuk Gelar LDKS: Membangun Jiwa Kepemimpinan Generasi Muda

 

Kepala SMPN 2 Besuk, Drs. Budiono, M.Pd membuka kegiatan LDKS

Sabtu, 9 November 2024 – SMPN 2 Besuk menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) yang diikuti oleh seluruh anggota OSIS dan MPK. Bertempat di ruang Laboratorium IPA, kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan, meningkatkan disiplin, serta memperkuat kebersamaan di antara para siswa.

Acara dibuka dengan sambutan penuh semangat dari Kepala Sekolah, Drs. Budiono, M.Pd. Beliau memberikan motivasi mendalam, menekankan pentingnya jiwa kepemimpinan serta kemampuan berkomunikasi yang baik dalam menjaga kelancaran organisasi. “Kebersamaan dan komunikasi adalah kunci keberhasilan organisasi. Dengan itu, kalian akan mampu memimpin dengan tangguh,” ujar Kepala Sekolah dalam pidatonya.

Pelatihan ini menghadirkan berbagai materi yang disampaikan oleh narasumber berpengalaman. Sesi pertama dibawakan oleh Ibu Lilik Mardiana, S.Pd., yang mengupas tuntas dasar-dasar kepemimpinan. Para peserta belajar tentang pentingnya sikap disiplin, tanggung jawab, dan strategi dalam memimpin kelompok.

Sesi selanjutnya tentang surat menyurat dipandu oleh Bapak A. Kholik Akbar, S.Pd. Dalam sesi ini, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mempraktikkan pembuatan surat resmi. Kegiatan ini dirancang agar peserta memahami komponen penting dari surat resmi dan keterampilan administratif yang bermanfaat dalam organisasi.

Setelah istirahat, Tim penyelenggara mengadakan sesi ice breaking untuk menyegarkan suasana dan menjaga antusiasme peserta. Sesi dilanjutkan dengan materi tentang presentasi proposal kegiatan, yang dipandu oleh Bapak Abdul Bakir, S.Pd. Siswa belajar menyusun dan memahami komponen penting dalam membuat proposal, meningkatkan kemampuan mereka dalam merancang dan mempresentasikan rencana kegiatan organisasi. Acara kemudian ditutup dengan Game Kekompakan, yang dirancang untuk meningkatkan kebersamaan dan kolaborasi di antara peserta.

LDKS ini menjadi langkah penting dalam membentuk jiwa kepemimpinan generasi muda di SMPN 2 Besuk. “Kami berharap kegiatan ini dapat mencetak para pemimpin yang tidak hanya cakap berbicara di depan umum, tetapi juga memiliki karakter tangguh dan integritas tinggi,” ujar salah satu fasilitator kegiatan.

Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang pelatihan. Banyak siswa yang merasa bahwa pengalaman ini membantu mereka lebih percaya diri dan siap memikul tanggung jawab sebagai pengurus OSIS dan MPK. Semangat yang dibawa dalam kegiatan ini diharapkan menjadi bekal mereka dalam menjalankan peran kepemimpinan yang baik dan inspiratif di masa depan.

Pelatihan Jurnalistik Tim Pers GEMERLAP SMPN 2 Besuk Berakhir, Kepala Sekolah Dorong Langsung Aksi Nyata

 

Jumat, 8 November 2024 – Kegiatan pelatihan jurnalistik yang diikuti oleh 12 siswa Tim Pers GEMERLAP SMPN 2 Besuk resmi berakhir hari ini. Selama tiga hari berturut-turut, para peserta menggali berbagai ilmu tentang dasar-dasar jurnalistik, etika media, teknik wawancara, dan fotografi. Penutupan pelatihan ditandai dengan sesi terakhir yang berisi Simulasi Produksi Majalah atau Buletin, Persiapan Publikasi dan Promosi, serta Evaluasi dan Refleksi Kegiatan.

Dalam sesi simulasi, para peserta belajar dalam proses pembuatan majalah sekolah, mulai dari penulisan artikel hingga tata letak. Peserta juga mempelajari strategi untuk mempromosikan dan mempublikasikan hasil karya mereka agar dapat menjangkau audiens yang lebih luas. Tahap evaluasi dan refleksi menjadi momen penting untuk berbagi pengalaman, mencatat kekuatan, serta menentukan area yang perlu diperbaiki.

Kepala SMPN 2 Besuk, yang turut hadir dalam penutupan, memberikan apresiasi atas semangat dan antusiasme peserta selama pelatihan. Dalam sambutannya, beliau berpesan, "Setelah pelatihan ini, saya berharap Tim Pers GEMERLAP segera beraksi dan mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari. Teruslah berlatih dan kembangkan keterampilan kalian. Jadilah bagian penting dalam menyebarluaskan informasi sekolah dan mendokumentasikan setiap momen berharga."

Kepala Sekolah memberi pesan pada kegiatan penutup

Pesan ini disambut hangat oleh para peserta, yang bertekad untuk menunjukkan hasil pelatihan mereka melalui liputan berita dan publikasi sekolah, termasuk Buletin Harian GEMERLAP. Semangat kolaborasi dan dedikasi dari Tim Pers GEMERLAP menjadi langkah untuk memajukan kegiatan jurnalistik di SMPN 2 Besuk.

Dengan selesainya pelatihan ini, diharapkan para siswa dapat berkontribusi aktif dalam mendukung promosi sekolah dan mengasah bakat mereka dalam bidang jurnalistik. Kepala sekolah pun menutup dengan keyakinan, "Dengan komitmen dan kerja keras, kalian semua mampu menjadi jurnalis muda yang andal dan membanggakan sekolah kita."


SMPN 2 Besuk Berpartisipasi dalam Lomba Desain Batik Digital PASCAL di SMA Tunas Luhur

Moc. Alviano Pramudita Sofyan, Syaiful Imam, dan Muhammad Bayu Anugerah Pratama

Pada hari Kamis, 7 November 2024 - Tim perwakilan SMPN 2 Besuk yang terdiri dari Moch. Alviano Pramudita Sufyan, Syaiful Imam, dan Muhammad Bayu Anugerah Pratama berhasil menunjukkan kreativitasnya dalam ajang Parade of Art, Science, and Religious (PASCAL) di SMA Tunas Luhur. Dengan semangat dan tekad kuat, mereka mengikuti lomba desain batik digital yang berlangsung meriah dan penuh tantangan.

Motivasi dan Persiapan Intensif

Ketika ditanya mengenai motivasi mereka, ketiga siswa ini mengungkapkan bahwa mereka tertarik untuk menambah pengalaman di bidang seni batik digital. “Awalnya memang agak sulit karena kami belum terbiasa menggunakan aplikasi ibisPaint untuk mendesain, tapi setelah latihan, kami mulai bisa dan merasa nyaman,” ujar Syaiful Imam, sang desainer utama.

Syaiful sedang membuat desain batik

Selama persiapan, tim menghabiskan waktu tiga hari untuk mempelajari aplikasi, membuat desain, dan menyempurnakan pewarnaan. Inspirasi mereka datang dari kekayaan budaya Kabupaten Probolinggo, dengan motif utama berupa Candi Jabung, Tari Glipang, simbol padi dan jagung, serta merpati. Masing-masing elemen dalam desain ini dipilih secara cermat untuk mencerminkan nilai-nilai budaya lokal, seperti keberanian, cinta tanah air, kemandirian, dan dedikasi pada pendidikan.

Makna Filosofis Desain Batik

Desain yang dibuat tim SMPN 2 Besuk memiliki makna mendalam. “Candi Jabung dan Tari Glipang melambangkan pentingnya menghargai sejarah dan budaya setempat,” jelas Bayu. Filosofi ini diiringi dengan simbol padi dan jagung yang mencerminkan kerja keras dan hubungan harmonis dengan alam. Merpati dalam desain tersebut menjadi simbol kesetiaan dan komitmen untuk membentuk generasi yang berkualitas dan berkarakter kuat.

Tantangan dan Pengalaman Berharga

Vino, Syaiful, dan Bayu sedang mengikuti mini outbond

Meskipun menghadapi tantangan dalam menyalin desain ke template baju, semangat mereka tetap tinggi. “Tantangan terbesar kami adalah menyesuaikan desain dengan template, tetapi kami tetap bangga dengan hasil akhirnya,” tambah Vino yang bertugas merapikan desain. Selama lomba, mereka juga merasakan berbagai pengalaman seru seperti rumble PASCAL berupa game, mendesain batik selama dua jam, serta mini outbound yang menantang.

Pelajaran Berharga dan Harapan ke Depan

Meskipun belum meraih kemenangan, ketiga siswa ini merasa bangga bisa mewakili sekolah dan menciptakan karya desain mereka sendiri. “Ini adalah pengalaman yang sangat berharga, apalagi bisa bersaing dengan sekolah-sekolah ternama,” kata Bayu. Mereka juga menekankan pentingnya menerima kekalahan dengan lapang dada, menambah jaringan pertemanan baru, dan belajar dari pengalaman.

Di masa depan, mereka masih bersemangat untuk berpartisipasi dalam lomba desain batik lainnya. “Kami ingin terus berlatih dan menemukan inovasi baru agar kemampuan kami semakin berkembang,” ujar Syaiful. Mereka berharap agar remaja lainnya bisa tertarik dan termotivasi untuk belajar batik digital, sehingga seni tradisional ini dapat terus dilestarikan dan diperkenalkan dalam format yang lebih modern.

Dengan partisipasi aktif seperti ini, SMPN 2 Besuk membuktikan komitmennya dalam mendukung potensi dan kreativitas siswa-siswinya. Dukungan penuh dari sekolah dan guru-guru membuat para siswa merasa lebih termotivasi untuk terus belajar dan berprestasi.
 

Wawancara Eksklusif: Menyambut Kepemimpinan Baru Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 2 Besuk 2024-2025

 


SMP Negeri 2 Besuk baru-baru ini meresmikan kepengurusan OSIS baru masa bhakti 2024-2025, di mana Naura Qurata Ayuni dari kelas 8D dan Putri Oktavia Azzahra dari kelas 7B terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS. Dengan semangat dan dedikasi tinggi, keduanya siap memimpin dan membawa perubahan positif di lingkungan sekolah.

Naura, kelahiran 22 Juli 2011 asal Gunggungan Lor, menyatakan rasa syukur dan bangga atas kepercayaan yang diberikan oleh warga sekolah. "Saya merasa senang dan berterima kasih karena telah dipercayakan memegang amanah ini," ucap Naura. Sementara itu, Vio—sapaan akrab Putri Oktavia, kelahiran 4 Oktober 2012 dari Bago—mengaku merasa senang sekaligus gugup dengan tanggung jawab besar yang kini berada di pundaknya. "Ini tanggung jawab yang besar, tapi saya siap menghadapinya," tambah Vio.

Visi dan Misi: Membangun Karakter Positif dan Lingkungan Bersih

Keduanya memiliki visi dan misi yang selaras: mewujudkan lingkungan sekolah yang lebih bersih, membangun karakter siswa yang bertanggung jawab dan disiplin, meningkatkan keimanan serta ketakwaan, dan memperkuat budaya literasi. Berbagai program telah direncanakan, di antaranya senam rutin, pembentukan tim Adiwiyata untuk menjaga kebersihan, pembentukan satgas disiplin, dan partisipasi aktif OSIS serta kelas dalam mengisi mading sekolah.

Menghadapi Tantangan dengan Keyakinan

Meskipun menyadari bahwa jalan ke depan tidak selalu mulus, baik Naura maupun Vio siap menghadapi tantangan, "Kami akan membuktikan bahwa kami bisa melalui kerja keras dan dedikasi," kata Naura. Dukungan dan bantuan dari guru serta fasilitas yang memadai diharapkan dapat mempermudah mereka dalam mengelola kegiatan OSIS.

Mengajak Partisipasi Siswa dan Peran Inspiratif

Untuk melibatkan lebih banyak siswa, komunikasi yang terbuka dan informasi tentang konsekuensi dari ketidakikutsertaan akan terus digalakkan. Selain itu, baik Naura maupun Vio memiliki sosok panutan yang menginspirasi mereka dalam memimpin. Naura mengagumi sosok Kak Saiful Imam karena ketegasannya, sementara Vio terinspirasi oleh Kak Bayu, yang dikenal disiplin.

Meningkatkan Semangat dan Kedisiplinan Siswa

Salah satu langkah menarik yang diusulkan adalah pemberian penghargaan bagi siswa aktif dalam berbagai kegiatan. "Reward bisa memotivasi siswa untuk lebih semangat dalam belajar dan berpartisipasi," ungkap Vio. Selain itu, mereka berharap seluruh siswa dapat menghargai dan mengikuti aturan OSIS agar tercipta lingkungan sekolah yang harmonis dan penuh rasa saling menghargai.

Pesan Penutup untuk Siswa SMPN 2 Besuk

Di akhir wawancara, keduanya berpesan kepada seluruh siswa untuk senantiasa menghargai segala bentuk kerja keras yang dilakukan demi kebaikan bersama. “OSIS ada untuk kalian, jadi marilah kita saling mendukung dan mengikuti aturan demi sekolah yang lebih baik,” tutup Naura.

Dengan kepemimpinan baru ini, semoga SMPN 2 Besuk semakin maju dan berkarakter, sejalan dengan cita-cita Naura dan Vio yang penuh harapan.


SMP Negeri 2 Besuk Gelar Pelatihan Jurnalistik untuk Tim Pers GEMERLAP

 

Rabu, 6 November 2024 – SMP Negeri 2 Besuk meluncurkan program Pelatihan Jurnalistik khusus untuk 12 siswa Tim Pers GEMERLAP sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan menulis dan meliput berita sekolah. Kegiatan pelatihan ini tidak hanya berfokus pada pengajaran teori jurnalistik, namun juga menyelipkan berbagai praktik lapangan yang siap memperkaya kemampuan jurnalistik siswa.

Acara dimulai dengan motivasi dari Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, Bapak Anang Hasanudin, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa tim pers ini adalah kelompok pilihan yang diberi amanah untuk menghadirkan berita berkualitas. “Gunakan kesempatan emas ini untuk meningkatkan kemampuan. Buatlah tulisan yang dinanti pembaca dan manfaatkan pelatihan ini dengan semangat dan santai,” ujarnya, memberi semangat.

Kepala Sekolah Drs. Budiono, M.Pd., juga menyampaikan motivasi, menekankan pentingnya tim pers dalam mendukung publikasi dan promosi sekolah melalui media sosial dan Buletin Harian GEMERLAP. Beliau berharap bahwa melalui pelatihan ini, Tim Pers GEMERLAP akan menjadi tulang punggung media informasi sekolah dengan kemampuan lengkap, mulai dari pengambilan gambar, video, hingga penulisan narasi yang menarik.

Pelatihan hari ini mencakup berbagai materi yang mendalam, dimulai dengan Pengantar Jurnalistik dan Etika Media yang dibawakan oleh Bapak A. Kholik Akbar, S.Pd. Sesi ini membahas dasar-dasar dunia pers, etika yang harus dipegang teguh, serta diskusi tentang studi kasus jurnalistik. Para siswa diajak untuk menyelami pentingnya menjalankan tugas jurnalistik secara etis, sehingga berita yang mereka hasilkan tetap mengedepankan objektivitas dan kejujuran.

Materi berikutnya adalah Penulisan Berita Dasar yang diperkenalkan dengan konsep berita 5W + 1H oleh Ibu Ratna Muslimah, S.Pd. Para peserta berlatih menulis berita sederhana, mempraktikkan bagaimana membuat informasi yang padat dan akurat, serta menggali fakta dari sumber yang terpercaya. Dalam sesi Teknik Wawancara Efektif, peserta diajak berlatih wawancara langsung dengan teknik role-play bersama narasumber Drs. Fathur Rahman, yang membekali mereka dengan keterampilan menggali informasi penting dalam wawancara.

Hari ini ditutup dengan sesi Fotografi Dasar untuk Pers oleh Ibu Lilik Mardiana, S.Pd., yang membimbing peserta mempraktikkan teknik komposisi foto serta cara menangkap momen-momen terbaik dalam setiap acara sekolah. Para siswa diajarkan bagaimana menyampaikan cerita melalui lensa kamera dengan sudut pandang yang menarik.

Pelatihan ini diharapkan tidak hanya melahirkan penulis yang andal, namun juga meningkatkan peran Tim Pers GEMERLAP dalam menyajikan informasi yang informatif dan kreatif bagi warga sekolah serta masyarakat luas. Ke depannya, Tim Pers GEMERLAP diharapkan mampu mengelola media sosial sekolah secara mandiri dan profesional, membangun citra sekolah yang dinamis dan inovatif.


Rapat Persiapan P5 Siklus Kedua di SMPN 2 Besuk: Bangun Jiwa dan Raga dengan Akhlak kepada Sesama

 


Hari ini, SMPN 2 Besuk menggelar rapat persiapan penting untuk pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) siklus kedua yang bertema "Bangunlah Jiwa dan Raganya" dengan dimensi utama, yakni membangun akhlak kepada sesama. Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Drs. Budiono, M.Pd., ini dihadiri oleh seluruh guru, berfokus pada pembagian tugas sebagai fasilitator, penjelasan alur kegiatan, serta persiapan pelatihan jurnalistik bagi Tim Pers GEMERLAP.

Dalam rapat, Koordinator P5 Ibu Lilik Mardiana, S.Pd., menyampaikan pembagian tugas guru sebagai fasilitator. Setiap kelas akan didampingi oleh dua fasilitator untuk memastikan kelancaran proses pembelajaran, walaupun terdapat tiga kelas yang akan didampingi satu fasilitator karena keterbatasan jumlah guru. Projek ini akan berlangsung selama dua pekan, mulai dari tanggal 11 hingga 23 November 2024, dengan berbagai kegiatan yang menguatkan karakter, di antaranya murojaah, pembuatan SOP, dan pementasan drama bertema akhlak.

Untuk memperkuat pemahaman fasilitator mengenai penyusunan SOP, Drs. Mohammad Hosen selaku Wakil Urusan Kurikulum menyampaikan materi berisi contoh-contoh SOP dalam berbagai kegiatan. Contoh ini bertujuan memberikan referensi praktis bagi para guru dalam memfasilitasi siswa agar mereka memahami pentingnya SOP dalam aktivitas sehari-hari, yang akan diterapkan di kelas masing-masing selama projek.

Selain persiapan P5, rapat juga membahas jadwal Pelatihan Jurnalistik bagi Tim Pers GEMERLAP SMPN 2 Besuk. Pelatihan ini akan berlangsung selama tiga hari, dari 6 hingga 8 November 2024, dipimpin oleh Bapak A. Kholik Akbar, S.Pd., selaku Kepala Perpustakaan Mentari Dunia SMPN 2 Besuk. Melalui pelatihan ini, anggota tim pers diharapkan mampu mengembangkan keterampilan jurnalistik dalam menulis berita, menyunting artikel, dan menciptakan media sekolah yang lebih hidup.

Dengan koordinasi dan persiapan matang, SMPN 2 Besuk berharap pelaksanaan P5 dapat menjadi momen berharga bagi siswa dalam menumbuhkan akhlak mulia kepada sesama, serta memperkuat profil pelajar Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Upacara Pelantikan OSIS SMP Negeri 2 Besuk: Generasi Baru Siap Beraksi

Penyerahan simbolis jabatan OSIS 

Hari ini, SMP Negeri 2 Besuk menggelar upacara serah terima jabatan atau pelantikan OSIS untuk masa bhakti 2024-2025. Upacara ini diadakan dengan khidmat di lapangan sekolah, dihadiri oleh seluruh siswa, dewan guru, serta jajaran staf sekolah. Prosesi ini menandai berakhirnya masa kepengurusan OSIS lama, yang telah menjalankan berbagai program selama satu tahun terakhir, dan peralihan kepada kepengurusan baru yang siap melanjutkan estafet organisasi.

Penandatanganan berita acara serah terima jabatan OSIS

Upacara dimulai dengan pengibaran bendera merah putih, dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan berita acara serah terima jabatan oleh ketua OSIS lama dan ketua OSIS baru, disaksikan langsung oleh Kepala Sekolah dan Pembina OSIS. Momen ini menjadi tanda formal peralihan kepemimpinan OSIS, simbol komitmen dari kedua belah pihak untuk melanjutkan semangat organisasi.

Sebagai tanda serah terima tanggung jawab, dilakukan juga penyerahan simbolis berupa bendera OSIS dari pengurus lama kepada pengurus baru. Simbol ini menggambarkan kelanjutan visi dan semangat OSIS dalam mengemban amanah organisasi.

Pelantikan OSIS ini menandai langkah awal bagi generasi baru pengurus OSIS untuk berkarya dan berkontribusi dalam mengembangkan potensi diri serta memajukan lingkungan sekolah. Diharapkan kepengurusan OSIS masa bhakti 2024-2025 dapat membawa SMP Negeri 2 Besuk semakin aktif, kreatif, dan memberikan dampak positif yang nyata bagi seluruh warga sekolah.

 

SMP Negeri 2 Besuk Disambangi Tim Ekstra Teater Dekik dari SMA Negeri 1 Kraksaan: Promosi Pentas Mandiri “Liga Asmara”

 

Tim Ekstra Teater Dekik SMAN 1 Kraksaan berfoto bersama siswa SMPN 2 Besuk

Sabtu, 2 November 2024, SMP Negeri 2 Besuk mendapat kunjungan dari anggota Ekstrakurikuler Teater Dekik, SMA Negeri 1 Kraksaan. Kehadiran mereka membawa semangat seni yang kental sekaligus mempromosikan acara besar Pentas Mandiri bertajuk Liga Asmara, sebuah pertunjukan teater yang akan menampilkan bakat-bakat seni peran dari siswa-siswi SMAN 1 Kraksaan.

Tim Ekstra Dekik sedang mempromosikan Pentas Liga Asmara di kelas

Dalam acara ini, siswa-siswi dari Teater Dekik akan membawakan beberapa monolog karya siswa mereka sendiri, sebuah inisiatif yang memberikan ruang bagi kreatifitas dan apresiasi seni di kalangan pelajar. Pentas Mandiri “Liga Asmara” dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 9 November 2024, dan akan dibuka untuk umum dengan harga tiket presale Rp5.000 yang berlaku hingga tanggal 8 November. Sementara itu, harga tiket pada hari H berubah menjadi Rp10.000, dengan waktu Open Gate mulai pukul 13.00 WIB dan Close Gate pada pukul 14.30 WIB.

Siswa-siswi SMP Negeri 2 Besuk tidak sedikit  yang tertarik untuk menghadiri acara ini. Bagi mereka, ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk menikmati pertunjukan, tetapi juga inspirasi untuk mengembangkan bakat seni peran yang mungkin mereka miliki. Dengan acara ini, diharapkan tercipta ikatan positif dan kesempatan untuk mengenal lebih dekat dunia teater bagi para pelajar di Probolinggo.

Pentas Mandiri “Liga Asmara” diharapkan dapat menarik minat masyarakat, khususnya kalangan pelajar, untuk menyaksikan dan mendukung karya seni peran generasi muda. Acara ini menjadi bukti bahwa seni pertunjukan masih mendapatkan tempat di hati generasi sekarang dan mampu menjadi medium ekspresi sekaligus refleksi kehidupan bagi para pelajar.


SMP Negeri 2 Besuk Terapkan Penataan Sandal Rapi saat Salat Berjamaah

 


SMP Negeri 2 Besuk terus menanamkan nilai-nilai kerapian dan disiplin kepada seluruh siswa, bahkan dalam hal kecil namun penting seperti penataan sandal saat pelaksanaan salat berjamaah. Inisiatif ini menjadi bagian dari pembiasaan karakter baik di sekolah yang melibatkan seluruh siswa untuk menata sandal mereka dengan rapi dan teratur sebelum memasuki musala.

Kebiasaan ini tak hanya bertujuan untuk menjaga kebersihan dan ketertiban area ibadah, tetapi juga menanamkan rasa tanggung jawab dan kemandirian dalam diri siswa. Setiap siswa menata sandal sesuai dengan rapi di pinggir musala, sehingga saat selesai salat, para siswa dapat dengan mudah memakai sandal mereka masing-masing tanpa harus berdesakan.

Kepala SMPN 2 Besuk, Drs. Budiono, M.Pd, menyampaikan bahwa penataan sandal dengan rapi adalah salah satu langkah kecil yang memiliki dampak besar dalam membentuk budaya disiplin di sekolah. "Kami ingin para siswa belajar untuk selalu rapi dan teratur, baik dalam urusan kecil maupun besar, karena ini juga mencerminkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan, pribadi, dan sesama," ujarnya.

Inisiatif ini membawa kesan positif bagi para guru dan siswa, yang merasa bahwa kebiasaan positif ini memperkuat ketertiban dan tanggung jawab siswa di sekolah. Ke depannya, SMP Negeri 2 Besuk berharap bahwa penanaman karakter melalui hal-hal sederhana seperti penataan sandal dapat memberikan pengaruh positif yang luas bagi kehidupan sehari-hari siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.