Kreativitas SMPN 2 Besuk: Siswi yang Berhalangan Ikuti Kegiatan Khusus

 


SMPN 2 Besuk selalu berinovasi dalam menciptakan kegiatan positif bagi seluruh siswa, termasuk bagi siswi yang berhalangan melaksanakan salat Duha berjamaah. Untuk memastikan bahwa setiap siswi tetap bisa berpartisipasi dalam kegiatan ibadah meski sedang berhalangan, sekolah memberikan alternatif kegiatan yang tak kalah bermakna, yakni membaca Asmaul Husna bersama-sama.

Setiap pagi, siswi yang berhalangan berkumpul di panggung utama SMPN 2 Besuk dan secara bersama-sama melantunkan 99 nama-nama indah Allah, Asmaul Husna. Suara mereka bergema dengan penuh kekhusyukan, menciptakan suasana spiritual yang menyentuh dan mendalam. Kegiatan ini menjadi bentuk keselarasan antara menjaga ibadah dan tetap menjalankan aktivitas yang positif, meski di tengah keterbatasan.

Kegiatan membaca Asmaul Husna ini bukan hanya sekadar pengganti ibadah, tetapi juga sarana pembinaan spiritual bagi siswi. Melalui kegiatan ini, mereka diajak untuk merenungkan dan memperdalam pemahaman tentang sifat-sifat Allah yang terkandung dalam Asmaul Husna, sembari menjaga kekompakan dan kebersamaan di antara mereka.

Dengan memberikan kesempatan ini, SMPN 2 Besuk menunjukkan kepedulian yang mendalam terhadap siswi, memastikan bahwa setiap siswa memiliki ruang untuk tetap terlibat dalam kegiatan yang memperkaya nilai spiritual dan moral. Selain itu, kegiatan ini juga mengajarkan nilai inklusivitas, di mana tidak ada siswa yang merasa terpinggirkan, meskipun dalam kondisi yang berbeda.

Kegiatan membaca Asmaul Husna ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya positif di SMPN 2 Besuk, memperkuat identitas spiritual sekolah sekaligus menjaga semangat kebersamaan. Dengan pendekatan ini, sekolah semakin mengukuhkan dirinya sebagai lembaga pendidikan yang tak hanya berfokus pada akademis, tetapi juga pada pembinaan karakter dan moral para siswanya.

SMPN 2 Besuk terus berupaya untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan siswa, dan kegiatan membaca Asmaul Husna bagi siswi yang berhalangan ini menjadi salah satu bukti nyata dari komitmen tersebut.

0 comments:

Posting Komentar